ANALISA KUALITAS JARINGAN INTERNET 4G LTE PROVIDER TELKOMSEL, IM3 DAN 3 DI KOTA PRABUMULIH

  • Paldo Maldes Kanievpe Universitas Bina Darma
  • Timur Dali Purwanto Universitas Bina Darma
Keywords: 4G, Sinyal, Peta, QoS

Abstract

Sistem komunikasi seluler di Indonesia terus mengalami perkembangan yang sangat cepat beriringan dengan adanya kemajuan teknologi. Perkembangan komunikasi yang sangat pesat menyebabkan adanya persaingan antar provider. Sehingga setiap provider yang ada harus dapat memaksimalkan kualitas dan kuantitas yang dimiliki dengan tujuan untuk menarik minat para pengguna provider. Jaringan 4G merupakan jaringan yang saat ini sangat diminati oleh para penggunanya, karena kecepatan dan kapasitas yang dimiliki oleh jaringan saat ini lebih unggul dari jaringan yang sebelumnya dengan kecepatan akses data yang digunakan untuk mengunduh mencapai 300 Mbps dan jika mengunggah dapat mencapai 75 Mbps. Penelitian ini dilakukan di Kota Prabumulih. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi open signal,google maps dan wireshark. Dimana aplikasi open signal digunakan untuk mengetahui dimana saja terdapat menara BTS untuk provider yang digunakan. Aplikasi google maps digunakan untuk mengetahui jarak pengguna provider dengan menara BTS. Sedangkan aplikasi wireshark digunakan untuk mengukur parameter throughput, packet loss, delay dan jitter. Pada metode ini peneliti melakukan beberapa tahapan yaitu dengan perencanaan, implementasi, dan pengukuran empat parameter dengan Metode QoS. Dari pengukuran yang dilakukan diperoleh hasil adanya perbedaan nilai parameter throughput, packet loss, delay dan jitter untuk provider telkomsel, Im3 dan 3. Perbedaan nilai parameter hasil yaitu throughput, packet loss, delay dan jitter yang diperoleh dari pengukuran provider IM3, telkomsel dan three di Kota Prabumulih disebabkan karena adanya redaman yaitu adanya perbedaan jarak radius peneliti dengan menara BTS yang digunakan, kemudian disebabkan karena banyaknya pengguna yang saling berdekatan untuk provider tersebut yang dapat menyebabkan penurunan terhadap kualitas sinyal.

References

H. Yuliana, S. Basuki, and H. R. Iskandar, “Peningkatan Kualitas Sinyal Pada Jaringan 4G LTE Dengan Menggunakan Metode Antenna Physical Tuning,” Peningkatan Kualitas Sinyal Pada Jar. 4G LTE Dengan Menggunakan Metod. Antenna Phys. Tuning, vol. 001, 2019.

M. Ulfah and A. S. Irtawaty, “Optimasi Jaringan 4G Lte (Long Term Evolution) Pada Kota Balikpapan,” J. ECOTIPE, vol. 5, no. 2, 2018, doi: 10.33019/ecotipe.v5i2.645.

M. Iqbal and D. Prasetyo, “Perbandingan Quality Of Service (QoS) Jaringan 4G LTE Beberapa Provider Menggunakan Sistem Operasi Linux Ubuntu Server 18.10,” Jar. Sist. Inf. Robot., vol. 3, no. 2, 2019.

I. G. M. Yogi Priyandana Adi Saputra, P. K. Sudiarta, and G. Sukadarmika, “Analisis Hasil Drive Test Menggunakan Software G-Net Dan Nemo Di Jaringan Lte Area Denpasar,” J. SPEKTRUM, vol. 5, no. 2, p. 216, 2018, doi: 10.24843/spektrum.2018.v05.i02.p27.

N. Evalina, “Analisis Perbandingan Kualitas Jaringan 4G LTE Operator X Dan Y Di Wilayah Kampus Utama UMSU,” Teknol. Rekayasa Jar. Telekomun., vol. 1, no. 1, 2021, doi: 10.51510/trekritel.v1i1.396.

A. R. Hakim, N. Tjahjamooniarsih, and D. Suryadi, “Analisis Kualitas Jaringan Internet Dengan Sinyal 4G LTE Dengan Metode QOS,” J. Tek. Elektro Univ. Tanjungpura, vol. 2, no. 1, 2021.

S. W. Pamungkas and E. Pramono, “Analisis Quality of Service (QoS) Pada Jaringan Hotspot SMA Negeri XYZ,” e-Jurnal JUSITI (Jurnal Sist. Inf. dan Teknol. Informasi), vol. 7–2, no. 2, pp. 142–152, 2018, doi: 10.36774/jusiti.v7i2.249.

Published
2023-07-15
Section
Artikel Ilmu Komputer